Langsung ke konten utama

Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil

Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil
Berikut ini beberapa langkah yang amat tepat untuk dilakukan dalam menjaga kesehatan ibu hamil.

1. Memeriksakan Kesehatan Ibu Hamil

- Segeralah memeriksakan diri ke Petugas Kesehatan.

- Ukur tinggi dan lingkar lengan atas (LILA) saat pertama kali periksa.

- Timbang berat badan tiap kali periksa. Berat badan akan naik sesuai umur kandungan.

- Ukur tekanan darah dan besarnya kandungan tiap kali periksa. Kandungan akan membersar sesuai umur kehamilan.

- Minum 1 pil tambah darah setiap hari selama 90 hari. Pil tambah darah tidak berbahaya bagi bayi.

- Mintalah imunisasi Tetanus Toksoid (TT) kepada petugas. Imunisasi ini mencegah tetanus pada bayi.

2. Mengikuti Kelas Ibu Hamil

Kelas ibu hamil dapat diikuti oleh ibu hamil di posyandu terdekat. Biasanya dikelas ibu hamil akan diajarkan senam hamil, cara-cara menjaga kehamilan dengan baik, dan diberikan tutorial cara menjaga bayi setelah lahir. Dari situ ibu hamil akan mempunyai persiapan untuk persalinan nanti.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ciri-Ciri Mau Melahirkan

Buat bunda yang usia kandungannya sudah mumpuni dan persiapan untuk persalinan. Tapi kadang bingung kapan kira-kira akan melahirkan? Tanda-tanda mau melahirkan seperti apa? Sedikit penuturan tanda bayi akan lahir: Perut mulas secara teratur. Mulasnya sering dan lama. Keluar lendir bercampur darah dari jalan lahir / miss v. Keluar air ketuban dari jalan lahir / mss v. Jika muncul salah satu tanda diatas di saat bunda hamil tua, beritahu suami atau keluarga agar membawa bunda segera ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk proses persalinan. Semoga bermanfaat. Salam :)

Proses Melahirkan / Persalinan

Setelah mengandung buah hati selama 9 bulan, sudah saatnya bunda untuk bertemu malaikat kecil tersebut di dunia nyata. Untuk mempersiapkan kelahirannya, simak tips berikut agar nantinya tidak kaget. Bayi akan lahir setelah 12 jam pertama sejak bunda mulas teratur. Bunda masih boleh makan, minum, buang air kecil, dan berjalan. Jika terasa sakit, tarik nafas panjang melalui hidung kemudian keluarkan lewat mulut. Hal ini membantu bunda untuk meredakan rasa sakitnya. Ada baiknya bunda dari sejak masa kehamilan, melatih pernapasan, agar nanti ketika persalinan bisa reflex dan relax. Jika bunda merasa ingin buang air besar, segera beritahukan bidan atau dokter. Ketika proses persalinan, bidan akan menyuruh bunda untuk mengejan. Ikutilah aba-aba dari bidan. Begitu bayi lahir, letakkan bayi di dada bunda, dengan posisi bayi tengkurap. Lalu biarkan ia berusaha mencari puting susu bundanya (Inisiasi Menyusu Dini). Tindakan ini dapat mencegah pendarahan dan merangsang keluarnya Asi sec...

Cara Menyusui Bayi Baru Lahir

Yogyakarta - Setelah melahirkan sangat dianjurkan untuk memberikan ASI kepada sang buah hati, dikarenakan ASI menjalin kasih sayang ibu dan bayi,praktis, sehat, dan banyak manfaatnya. ASI juga dapat mencegah pendarahan pada Ibu Nifas. Jadi mari kita menyayangi bayi mungil dan lucu itu, dengan memberi sesering mungkin ASI padanya. Dengan cara yang tepat bunda dan buah hati bisa dekat hati dan batin. Cara tepat menyusui bayi baru lahir: Segera lakukan inisiasi menyusu secara dini. Pada saat keluarnya ASI yang pertama, akan tampak berwarna kekuningan. Itu adalah Kolostrum yang mengandung zat kekebalan tubuh. Jadi jangan di buang melainkan langsung memberikannya kepada bayi. Berikan hanya ASI saja sampain umur 6 bulan (Asi Eksklusif), jangan berikan apapun. Karena ASI lah sumber nutrisi bagi si kecil. Semoga artikel ini bermanfaat :)