Langsung ke konten utama

Cara Ber-KB Yang Aman

Cara Ber-KB Yang Aman
Yogyakarta - Setelah melahirkan banyak yang ingin segera memiliki anak lagi, tapi tidak sedikit juga yang ingin menunda kehamilan. Dengan alasan ingin melanjutkan mengurus anak yang masih kecil dan beberapa aktivitas yang mungkin sempat tertunda. KB bisa menunda kehamilan setidaknya hingga 2 tahun. Buat bunda yang masih bingung, bagaimana sih cara ber-KB yang baik dan benar? Ini dia tipsnya:

  • Bagi Suami
    - Ketika hendak berhubungan seksual dengan istri, selalu menggunakan Kondom.
  • Bagi Istri
    - Meminum Pil KB setiap hari secara teratur. Untuk ibu menyusui, minumlah Pil KB khusus, bunda bisa tanyakan kepada Dokter, Bidan ataupun Apoteker.
    - Suntik KB. Bisa dilakukan hanya dengan prosedur Dokter ataupun Bidan.
    - Memasang susuk KB pada lengan bunda.
    - Memasang alat  kontrasepsi (AKDR) pada rahim bunda.
Ada juga KB permanen, jika sebuah keluarga sudah merasa cukup dengan anak yang dimiliki, dan tidak ingin memiliki anak lagi, bisa melakukan sterilisasi:
  • Untuk operasi pada suami, saluran sperma suami diikat atau dipotong.
  • Untuk operasi pada istri, saluran telur diikat, dijepit, atau dipotong
Semoga bermanfaat ya bun. Mohon komentarnya :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ciri-Ciri Mau Melahirkan

Buat bunda yang usia kandungannya sudah mumpuni dan persiapan untuk persalinan. Tapi kadang bingung kapan kira-kira akan melahirkan? Tanda-tanda mau melahirkan seperti apa? Sedikit penuturan tanda bayi akan lahir: Perut mulas secara teratur. Mulasnya sering dan lama. Keluar lendir bercampur darah dari jalan lahir / miss v. Keluar air ketuban dari jalan lahir / mss v. Jika muncul salah satu tanda diatas di saat bunda hamil tua, beritahu suami atau keluarga agar membawa bunda segera ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk proses persalinan. Semoga bermanfaat. Salam :)

Proses Melahirkan / Persalinan

Setelah mengandung buah hati selama 9 bulan, sudah saatnya bunda untuk bertemu malaikat kecil tersebut di dunia nyata. Untuk mempersiapkan kelahirannya, simak tips berikut agar nantinya tidak kaget. Bayi akan lahir setelah 12 jam pertama sejak bunda mulas teratur. Bunda masih boleh makan, minum, buang air kecil, dan berjalan. Jika terasa sakit, tarik nafas panjang melalui hidung kemudian keluarkan lewat mulut. Hal ini membantu bunda untuk meredakan rasa sakitnya. Ada baiknya bunda dari sejak masa kehamilan, melatih pernapasan, agar nanti ketika persalinan bisa reflex dan relax. Jika bunda merasa ingin buang air besar, segera beritahukan bidan atau dokter. Ketika proses persalinan, bidan akan menyuruh bunda untuk mengejan. Ikutilah aba-aba dari bidan. Begitu bayi lahir, letakkan bayi di dada bunda, dengan posisi bayi tengkurap. Lalu biarkan ia berusaha mencari puting susu bundanya (Inisiasi Menyusu Dini). Tindakan ini dapat mencegah pendarahan dan merangsang keluarnya Asi sec...

Cara Menyusui Bayi Baru Lahir

Yogyakarta - Setelah melahirkan sangat dianjurkan untuk memberikan ASI kepada sang buah hati, dikarenakan ASI menjalin kasih sayang ibu dan bayi,praktis, sehat, dan banyak manfaatnya. ASI juga dapat mencegah pendarahan pada Ibu Nifas. Jadi mari kita menyayangi bayi mungil dan lucu itu, dengan memberi sesering mungkin ASI padanya. Dengan cara yang tepat bunda dan buah hati bisa dekat hati dan batin. Cara tepat menyusui bayi baru lahir: Segera lakukan inisiasi menyusu secara dini. Pada saat keluarnya ASI yang pertama, akan tampak berwarna kekuningan. Itu adalah Kolostrum yang mengandung zat kekebalan tubuh. Jadi jangan di buang melainkan langsung memberikannya kepada bayi. Berikan hanya ASI saja sampain umur 6 bulan (Asi Eksklusif), jangan berikan apapun. Karena ASI lah sumber nutrisi bagi si kecil. Semoga artikel ini bermanfaat :)