Langsung ke konten utama

5 Cara Menjaga Bayi Agar Selalu Hangat

5 Cara Menjaga Bayi Agar Selalu Hangat
Yogyakarta - Halo bunda, halo juga buat dede bayinya yang imut :) Agar senantiasa sehat, bayi hendaknya selalu mendapatkan kehangatan dimanapun ia berada. Sudah menjadi tanggung jawab bunda dan keluarga menjaga hidupnya yang masih imut-imut itu.

Sedikit share, anak pertama saya (yang jadi bintang di artikel ini) prematur 8 bulan, ketika lahir beratnya hanya 2.200 gram, tapi alhamdulillah walau beratnya hanya segitu, dia tetap kuat, ketika lahir langsung menangis kencang dan bergerak aktif. Sampai bidan yang tadinya ngotot agar bayi saya di tabungin berubah pikiran, karena bayi saya sehat alhamdulillah. Dengan bantuan Allah SWT, dan dengan rajinnya saya serta keluarga menjaga kehangatan dan selalu memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya, dalam waktu 3 bulan yang tadinya berat lahir hanya 2.200 gram, kini sudah menjadi 4.400 gram. Saya sangat bersyukur atas karunia yang diberikan oleh Allah.

Nah untuk itu, selalu hangatkan dede bayinya bunda ya, dan berikan ASI Eksklusif 6 bulan. Dan 5 tips menjaga bayi agar tetap hangat:

  • Pasca kalahiran, bayi baru boleh dimandikan setelah umurnya 6 jam.
  • Bungkus bayi dengan kain atau selimut yang lembut dan kering.
  • Ganti kainnya jika basah, agar bayi tidak masuk angin dan kedinginan.
  • Jika berat bayi pada saat lahir kurang dari 2.500 gram, lakukan metode Kangguru, yaitu: mendekap bayi di dada ibu, dan pastikan kulit bayi menempel di kulit ibu.
  • Jangan tidurkan bayi di tempat dingin atau banyak angin.
Semoga artikel ini bermanfaat ya bun :) Jangan lupa komentarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ciri-Ciri Mau Melahirkan

Buat bunda yang usia kandungannya sudah mumpuni dan persiapan untuk persalinan. Tapi kadang bingung kapan kira-kira akan melahirkan? Tanda-tanda mau melahirkan seperti apa? Sedikit penuturan tanda bayi akan lahir: Perut mulas secara teratur. Mulasnya sering dan lama. Keluar lendir bercampur darah dari jalan lahir / miss v. Keluar air ketuban dari jalan lahir / mss v. Jika muncul salah satu tanda diatas di saat bunda hamil tua, beritahu suami atau keluarga agar membawa bunda segera ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk proses persalinan. Semoga bermanfaat. Salam :)

Proses Melahirkan / Persalinan

Setelah mengandung buah hati selama 9 bulan, sudah saatnya bunda untuk bertemu malaikat kecil tersebut di dunia nyata. Untuk mempersiapkan kelahirannya, simak tips berikut agar nantinya tidak kaget. Bayi akan lahir setelah 12 jam pertama sejak bunda mulas teratur. Bunda masih boleh makan, minum, buang air kecil, dan berjalan. Jika terasa sakit, tarik nafas panjang melalui hidung kemudian keluarkan lewat mulut. Hal ini membantu bunda untuk meredakan rasa sakitnya. Ada baiknya bunda dari sejak masa kehamilan, melatih pernapasan, agar nanti ketika persalinan bisa reflex dan relax. Jika bunda merasa ingin buang air besar, segera beritahukan bidan atau dokter. Ketika proses persalinan, bidan akan menyuruh bunda untuk mengejan. Ikutilah aba-aba dari bidan. Begitu bayi lahir, letakkan bayi di dada bunda, dengan posisi bayi tengkurap. Lalu biarkan ia berusaha mencari puting susu bundanya (Inisiasi Menyusu Dini). Tindakan ini dapat mencegah pendarahan dan merangsang keluarnya Asi sec...

Cara Menyusui Bayi Baru Lahir

Yogyakarta - Setelah melahirkan sangat dianjurkan untuk memberikan ASI kepada sang buah hati, dikarenakan ASI menjalin kasih sayang ibu dan bayi,praktis, sehat, dan banyak manfaatnya. ASI juga dapat mencegah pendarahan pada Ibu Nifas. Jadi mari kita menyayangi bayi mungil dan lucu itu, dengan memberi sesering mungkin ASI padanya. Dengan cara yang tepat bunda dan buah hati bisa dekat hati dan batin. Cara tepat menyusui bayi baru lahir: Segera lakukan inisiasi menyusu secara dini. Pada saat keluarnya ASI yang pertama, akan tampak berwarna kekuningan. Itu adalah Kolostrum yang mengandung zat kekebalan tubuh. Jadi jangan di buang melainkan langsung memberikannya kepada bayi. Berikan hanya ASI saja sampain umur 6 bulan (Asi Eksklusif), jangan berikan apapun. Karena ASI lah sumber nutrisi bagi si kecil. Semoga artikel ini bermanfaat :)